Curug Nini ???
Sebagian besar orang (bahkan orang Purbalingga sendiri) mungkin baru mengetahui
bahwa di Kabupaten Purbalingga terdapat sebuah Curug yang indah bernama Curug
Nini. Lokasi dari Curug ini yaitu di Desa Cipaku, Kecamatan Mrebet, Kabupaten
Purbalingga. Obyek Wisata ini harus dimasukkan dalam rencana wisata anda selama
di Purbalingga karena Curug ini tergolong dekat dengan pusat kota (dibandingkan
curug-curug lain yang harus mblesek di daerah pegunungan),
medan menuju Desa Cipaku sendiri masih tergolong landai serta yang paling utama
adalah keindahan dari Curug itu sendiri.
Rute
yang ditempuh untuk sampai di Curug Nini juga cukup mudah diingat. Sebaiknya ke
Curug Nini lewat Pasar Karangnangka (Pertigaan Owabong ke utara lagi sampai
ketemu perempatan) kemudian belok kiri ke arah barat, ikuti jalan utama hingga
sampai di sebuah perempatan di Desa Cipaku kemudian belok kiri. Ikuti jalan
sampai ketemu Balai Desa Cipaku (Jadi intinya dari tadi tuh pokoknya ke Balai
Desa Cipaku ^_^ ), kemudian belok kanan masuk jalan setapak. Ingat, belok kanan
menuju sebuah jalan setapak (50 meter barat balai desa) karena berdasarkan
pengalamanku dua kali ke Curug ini selalu kelabasan. Setelah
itu motor bisa diparkirkan di lahan kosong sebelah Mushola dan perjalanan
selanjutnya jalan kaki menyusuri jalan setapak. Jarak ke Curug sudah cukup
dekat, dari Mushola ke timur beberapa puluh meter, kemudian dikiri jalan ada
sebuah jalan (mirip terowongan alami yang diciptakan oleh tumbuhan tetean kalo
tidak salah, masuk ke terowongan itu dan sampailah di Sungai Pingen. Saat
sampai sungai yang nampak hanya saluran irigasi untuk Desa Cipaku dan Desa
Pagerandong. Lalu Curugnya disebelah mana ??? jangan-jangan salah jalur ???.
Tenang kawan, jalurnya sudah benar, kawan-kawan cukup nyemplung ke
air dan lihatlah ke sisi barat ada sebuah Curug yang sangat indah (harus nyemplung ke
air, Curug tidak nampak kalau dilihat dari pinggir sungai). Jadi setelah
membaca penjelasan yang sangat mendetail dan sedikit memusingkan para pembaca
sudah paham rute menuju Curug Nini ???. Jika masih tidak paham tanyakan pada
warga sekitar ^_^ .
Curug Nini sendiri tidak terlalu tinggi, mungkin ketinggiannya
sekitar 10 meter. Derasnya air di Curug Nini membuat sebuah kolam alami yang
terletak persis dibawah grojogan Curug itu. Biasanya setiap
siang dan sore banyak anak desa yang terjun dari tebing Curug ke kolam utama
tanpa rasa takut. Jika anda berani silahkan ikuti tingkah polos anak desa
Cipaku dan Pagerandong melompat dari atas curug, namun karena aku tidak bisa
berenang ya cukup bermain air di sisi yang tidak terlalu dalam. Potret perbukitan
terhampar di sisi kiri dan kanan Curug dengan rimbunan pohon besar yang
menghiasinya. Banyak juga spot yang bisa digunakan untuk
foto-foto seakan keindahan alam ini tiada habisnya.
Seperti kebanyakan Curug di Purbalingga, Curug Nini masih jauh
dari perhatian Pemkab Purbalingga. Dinas Pariwisata Purbalingga masih sibuk
mempromosikan obyek wisata buatan seperti Owabong dan Sanggaluri Park. Padahal
jika Pemkab mau mengelola Curug ini dengan baik maka akan banyak wisatawan yang
datang. Meski demikian, ada keuntungan Curug ini belum terekspose yaitu kondisi
alamnya yang masih terawat, jauh dari tangan-tangan jahil dan yang terakhir
entah keuntungan, kelemahan, keunikan atau apa. Masih sering dijumpai warga
desa yang mandi dan mencuci di sungai hanya menggunakan C*l*n* D*l*m.
Bagi warga Purbalingga yang bingung mau liburan kemana, sudah
bosan main ke Owabong, mungkin bisa memasukan Curug Nini sebagai destinasi
wisata alam dengan sejuta keindahan yang masih terpendam karena minimnya
perhatian dari Pemkab Purbalingga. Satu hal lagi yang penting, tidak ada biaya
yang dikeluarkan untuk parkir maupun tiket masuk ke Curug ini. Semua orang
boleh mengunjungi Curug Nini, asalkan harus tetap menjaga kondisi alam yang ada
dan jangan merusak apa yang ada (biasanya corat-coret tidak jelas di batu,
tembok maupun pohon).
Posting Komentar