WISATA JEMBATAN PELANGI PURBALINGGA

Jembatan Pelangi di Rembang Purbalingga Jawa Tengah adalah tempat wisata yang ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari liburan. Tempat ini sangat indah dan bisa memberikan sensasi yang berbeda dengan aktivitas kita sehari hari.

Destinasi Wisata Jembatan Pelangi di Rembang Purbalingga Jawa Tengah memiliki pesona keindahan yang sangat menarik untuk dikunjungi. Sangat di sayangkan jika anda berada di kota purbalingga tidak mengunjungi wisata jembatan yang mempunyai keindahan yang tiada duanya tersebut.

Destinasi Wisata Jembatan Pelangi di Rembang Purbalingga Jawa Tengah sangat cocok untuk mengisi kegiatan liburan anda, apalagi saat liburan panjang seperti libur nasional, ataupun hari ibur lainnya.  Keindahan Destinasi Wisata Jembatan Pelangi di Rembang Purbalingga Jawa Tengah ini sangatlah baik bagi anda semua yang berada di dekat atau di kejauhan untuk merapat mengunjungi tempat  Destinasi Wisata Jembatan Pelangi di Rembang Purbalingga Jawa Tengah di kota purbalingga.
Dimana lokasi Destinasi Wisata Jembatan Pelangi di Rembang Purbalingga Jawa Tengah ? seperti yang tertulis di atas lokasi Destinasi Wisata Jembatan Pelangi di Rembang Purbalingga Jawa Tengah terletak di desa bantarbarang, Kecamatan remmbang, Kabupaten purbalingga, Provinsi jawa tengah.

Tetapi jika anda masih bingung di mana lokasi atau letak Destinasi Wisata Jembatan Pelangi di Rembang Purbalingga Jawa Tengah saya sarankan anda mencari dengan mengetikDestinasi Wisata Jembatan Pelangi di Rembang Purbalingga Jawa Tengah di search google maps saja. Di Google maps sudah tertandai dimana lokasi yang anda cari tersebut.

Destinasi Wisata Jembatan Pelangi di Rembang Purbalingga Jawa Tengah merupakan tempat wisata yang harus anda kunjungi karena pesona keindahannya tidak ada duanya. Penduduk lokal daerah  rembang juga sangat ramah tamah terhadap wisatawan lokal maupun wisatawan asing.
Kota  purbalingga juga terkenal akan keindahan obyek wisatanya , salah satu contohnya adalah Destinasi Wisata Jembatan Pelangi di Rembang Purbalingga Jawa Tengah ini. Jembatan sepanjang 60 meter dengan lebar sekitar 2,5 meter yang kedua sisinya hanya dibatasi rangkaian besi ini kini telah berubah, tidak menakutkan seperti dulu.

Berbagai macam warna terhampar disepanjang jembatan, membuat suasana semakin ceria, seceria warga Dusun Sumingkir yang kini telah memiliki jembatan permanen yang aman dan nyaman seperti impikan mereka puluhan tahun lalu.

Saat berada diatas jembatan pelangi, pengunjung juga bisa melihat jembatan Soeparjo Rustam yang baru, yang dengan anggun membelah sungai Gintung. Pemandangan disekeliling jembatan menambah sejuk hati, sungai yang mengalir deras, pepohonan hijau disekeliling sungai, dan angin yang bertiup sepoi-sepoi.

Pemuda Dusun Sumingkir terinspirasi mengecat jembatan gantung dengan warna seperti pelangi karena saat sekarang ini sudah jarang melihat pelangi. Menurut nenek moyang mereka pada zaman dahulu di kedung (bagian sungai yang dalam) dekat jembatan sering terlihat bidadari yang sedang bermain ketika muncul pelangi.
Destinasi Wisata Jembatan Pelangi di Rembang Purbalingga Jawa Tengah  bisa dibilang sebuah wisata jembatan  yang memiliki beberapa akan fasilitas dan pelayanan di antaranya sebagai berikut :

- Area Parkir kendaraan

- Mushola

- Kamar mandi / MCK

- Penginapan

- dan masih banyak lainya
Bagi wisatawan asal kota purbalingga sudah tidak bingung lagi untuk mendatangi lokasi Destinasi Wisata Jembatan Pelangi di Rembang Purbalingga Jawa Tengah. Akan tetapi bagaimana bagi wisatawan luar kota bahkan luar negeri, tentu mereka bingung dan takut kesasar. Tapi jangan khawatir bagi wisatawan luar kota purbalingga saya mempunyai solusinya agar anda semua tidak kesasar.

Tentunya sarana transportasi apa yang anda pakai untuk berwisata ke Destinasi Wisata Jembatan Pelangi di Rembang Purbalingga Jawa Tengah dengan memakai kendaraan pribadi seperti : Mobil atau motor pribadi. Anda bisa meminta panduan arah ke  Destinasi Wisata Jembatan Pelangi di Rembang Purbalingga Jawa Tengah di google maps yang terpasang di smartphone anda. Karena memakai kendaraan pribadi akan lebih
menyenangkan dari pada memakai kendaraan umum.

Akan tetapi jika anda memakai kendaraan umum seperti : bis umum atau angkutan lainnya juga bukan masalah besar, pasalnya anda bisa berhenti di terminal bus kota atau desa tujuan anda. Setelah itu melanjutkan dengan menggunakan ojek ataupun kendaraan pribadi anda menuju lokasi Destinasi Wisata Jembatan Pelangi di Rembang Purbalingga Jawa Tengah tersebut.

Saran dan tips sebelum menuju ke tempat Destinasi Wisata Jembatan Pelangi di Rembang Purbalingga Jawa Tengah,anda perlu mempersiapkan keperluan yang akan butuhkan. Serta beberapa barang tambahan seperti  kamera karena anda pasti ingin mengabadikan moment bersama kelurga ataupun teman - teman anda.



WISATA CURUG PENISIHAN PURBALINGGA

Kabupaten Purbalingga dikenal dengan julukan Kota Seribu Curug lantaran banyaknya air terjun yang terdapat di wilayahnya. Dari sekian banyak air terjun tersebut muncul satu nama yang wajib untuk traveler kunjungi yaitu Curug Penisihan. Curug ini terkenal memiliki debit air yang melimpah dan tidak pernah kering sepanjang tahun.
Memang betul jika di daratan Purbalingga terdapat banyak sekali air terjun. Hanya saja untuk bercumbu dengannya setiap traveler harus melewati halang rintang berupa trek yang masih sulit sehingga baru beberapa yang sudah terekspos ke media. Salah satu air terjun yang accessable adalah Curug Penisihan.

Curug Penisihan paling rasional untuk dijangkau kalangan traveler mana pun. Selain lokasinya berjarak tidak terlalu jauh dari pusat kota, hanya sekitar 14 kilometer ke arah utara dari alun-alun, air terjun ini juga bisa dijangkau dengan kendaraan umum. Rutenya dari terminal Purbalingga traveler harus naik mini bus jurusan Purwokerto-Bobotsari. Setelah sampai di terminal Bobotsari lanjutkan perjalanan dengan angkutan desa atau pun ojek menuju desa Palumbungan. 

Dari desa Palumbungan traveler harus berjalan kaki menyusuri sawah dan tebing untuk sampai ke Curug Penisihan ini. Capek memang namun pemandangan yang alami dan indah akan menjadi obat mujarab pelepas penat. Curug Penisihan ini memang belum banyak dikunjungi traveler, sehingga kamu bisa menikmati keindahannya sendirian secara puas. 

Curug Penisihan memiliki tinggi 8 meter dengan kolam berdiameter 25 meter yang punya kedalaman sekitar 10 meter. Air yang mengisi kolam ini terlihat biru kehijauan yang menandakan kolam cukup dalam. Untuk itu jangan berenang di kolam ini jika tidak memiliki skill yang mumpuni. Pada hari biasa kolam ini adalah spot favorit warga sekitar untuk memancing. 

Curug Penisihan disebut warga tidak pernah kering sepanjang tahun dengan debit air yang cukup stabil. Oleh sebab itu, selain berpotensi sebagai destinasi wisata, air terjun ini juga menyimpan potensi untuk dikembangkan menjadi Energi Baru dan terbarukan khususnya untuk pembangkit listrik. kabarnya pemerintah Purbalingga tengah membangun kawasan air terjun ini untuk keperluan tersebut.

WISATA CURUG LAWANG PURBALINGGA









Curug Lawang Desa Serang, Purbalingga,

Curug sendiri merupakan nama lain dari air terjun. Kalau orang Purbalingga selama ini populer dengan nama Curug dibandingkan air terjun. Tidak aneh jika nama-nama objek wisata air terjun di Purbalingga diberi nama Curug A, Curug B, Curug C, dan seterusnya.
Lokasi Curug Lawang Serang Purbalingga, Curug Lawang terletak di Desa Serang Dusun Brobahan, tepatnya di Kompleks Kampung Kurcaci Purbalingga.

Untuk menuju Curug Lawang Serang ini, kita harus masuk ke Kampung Kurcaci dulu. Setelah itu, kita bisa masuk ke Curug Lawang dengan berjalan kaki kurang lebih 15 menit dengan jalan santai.

Lokasi Curug Lawang Kampung Kurcaci Purbalingga ini sangat mudah dijangkau. Medannya tidak ekstrem, sudah dibuatkan jalan dan petunjuk arah oleh pengelola Kampung Kurcaci.

Tanjakan dan turunan yang ada tidak curam, bahkan anak kecil seperti Alya pun dengan mudah menjangkau Air Terjun Lawang di Purbalingga ini.

Benar-benar friendly banget deh buat wisata keluarga, termasuk membawa anak kecil. Recommended buat Anda yang ingin menikmati air terjun di Purbalingga tapi mudah dijangkau.
Harga Tiket Masuk Curug Lawang Purbalingga. Tempat-tempat wisata di Purbalingga masih murah-murah banget lho harga tiket masuknya. Untuk menuju Curug Lawang, kita masuk dulu ke Kampung Kurcaci dengan harga tiket masuk 5 ribu rupiah saja per orangnya.

Selanjutnya, kalau mau masuk ke kawasan Curug Lawang Desa Serang, kita harus membayar tiket masuk lagi sebesar dua ribu rupiah saja. Murah banget kan? Dua ribu rupiah kan murah banget. Enak kan jalan-jalan di Purbalingga, tidak perlu merogoh kocek terlalu banyak?

Pokoknya, dijamin bersahabat di kantong deh kalau Anda mau jalan-jalan ke Purbalingga. Tiket masuknya murah, harga makanan di kompleks tempat wisata juga masih murah-murah dan sangat wajar harganya, gak semena-mena ngasih harga :)

Air terjun di sebelah kiri memiliki ketinggian lebih dari 20 meter, lebih tinggi dari air terjun yang satunya. Kalau dilihat dari samping, kedua air terjun kelihatan pendek karena tertutup pepohonan, tapi sebenarnya cukup tinggi juga lho air terjun Lawang ini.


Debit air yang mengalir di Curug Lawang Serang memang tidak terlalu besar dibandingkan dengan Curug lainnya. 

Sepanjang perjalanan, kita akan ditemani kicau burung, melewati beberapa aliran air yang jernih banget, suasana alamnya indah, dan sangat berkesan buat orang yang lebih banyak tinggal di kota.

Jika kita berkunjung ke Kampung Kurcaci, sayang banget deh kalau gak sampai masuk ke Curug Lawang Serang Purbalingga ini. Cuma bayar dua ribu saja dan jalan sebentar, kita sudah bisa menikmati air terjun cantik yang menggoda. Selamat berkunjung ya. Ditunggu kedatangannya.
Semoga Bermanfaat_

NASI GORENG FLAMBOYAN PURBALINGGA


Jika malam hari kamu melewati Jalan Jend. Soedirman dari arah alun-alun ke Tugu Bancar, kamu akan menemukan warung dengan kerumuman warga yang antri sembari melihat koki memasak dengan api yang menyala-nyala. Kira-kira apa ya? Yap benar sekali, Nasi Goreng Flamboyan. Warung Nasi Goreng yang terkenal dengan julukan “porsi kuli, harga kaki lima, rasa bintang lima” adalah salah satu kuliner Purbalingga yang sudah meleganda dan terkenal dimana-mana. Pemilik warung Bapak Herry Setiawan merintis Nasi Goreng Flamboyan sejak 1987. Warung yang awalnya berlokasi didepan Gedung Kejaksaan Purbalingga ini, mulai 24 Januari 2016 akan berpindah lokasi sekitar 100 meter dari lokasi sebelumnya, yaitu disebelah gereja jawa depan toko roti Purimas/ 100 ke arah barat dari Gedung Kejaksaan Purbalingga.

Di sini kamu bisa menikmati berbagai varian menu seperti nasi goreng flamboyan, nasi goreng balado, nasi goreng ayam mentega, nasi goreng ayam bakar karamel, mie goreng rendang ayam, nasi goreng ayam rica-rica, flamboyan pasta, capcay, mie kuah dan berbagai olahan lainnya. Dengan bumbu khususnya, Nasi Goreng Flamboyan akan menggoyang lidah kamu, dan porsi yang luar biasa banyak akan membuat mu kenyang luar biasa. Harga di Nasi Goreng Flamboyan sangat murah dan terjangkau yaitu berkisar antara Rp.12.000-Rp.15.000. Jika ingin menikmati Nasi Goreng Flamboyan kamu dapat berkunjungnya mulai pukul 14.20-22.00 WIB.

ES DURIAN PURBALINGGA


 Di siang hari yang panas, menyeruput es duren bisa jadi pilihan menyegarkan. Di Purbalingga, terdapat warung es duren yang cukup legendaris, namanya Es Duren Kombinasi Pak Kasdi.

Model es duren di sini berbeda dari es duren kebanyakan. Dalam satu porsi, Pak Kasdi, sang pemilik warung, memberikan kira-kira empat sendok makan daging duren, ditambah gula jawa cair, santan, es batu, susu putih dan sedikit cokelat cair. Seporsi es duren original dibanderol dengan harga Rp 14 ribu.

Selain es duren original, di warung ini juga menyediakan pilihan es kopyor dan es campur. Untuk seporsi es kopyor dipatok dengan harga Rp 12 ribu, sedangkan es campur Rp 8 ribu. Jika Anda ingin lebih, ada juga pilihan es duren dicampur kopyor dengan harga Rp 22 ribu, dan es duran kombinasi es campur dengan harga Rp 16 ribu.



Rasa kopyor dan es campur sebenarnya agak kurang terasa karena kalah dengan aroma daging durian yang sangat kuat. Namun secara keseluruhan, es duren Pak Kasdi terasa gurih karena diberi santan.

Warung es duren ini sudah berdiri sejak tahun 1980. Awalnya Pak Kasdi hanya berjualan keliling dan menggunakan tenda. Namun, dengan prinsip mempertahankan cita rasa demi pelanggan, usahanya terus berkembang. Kini ia memiliki tiga warung es duren, dengan dua cabang di Purwokerto.

“Saya pindah ke sini tahun 1996,” ujar Pak Kasdi (63) kepada CNN Indonesia, dengan logat ‘ngapak’ yang kental.

Warung Pak Kasdi buka setiap hari dari pukul 9 pagi hingga 6 sore. Warungnya tak pernah sepi pengunjung, apalagi bila akhir pekan atau hari libur tiba.

Dalam seminggu, Pak Kasdi mengaku bisa menghabiskan satu truk buah durian yang dibelinya dari pemasok yang berasal dari Medan, Lampung dan Jawa Tenggah. Jadi, meski durian adalah buah musiman, Pak Kasdi tak pernah kehabisan stok.

Pelanggannya tak hanya dari Purbalingga, tetapi juga dari luar kota. Annisa Paramita (27) salah satunya. Saat berkunjung ke Purbalingga, gadis yang berdomisili di Jakarta ini sengaja mampir ke warung Pak Kasdi karena merasa penasaran.

“Es duren ini layak direkomendasikan karena rasanya berbeda, ada gula jawa dan banyak campurannya, seperti buah, agar-agar. Jadi menurut saya ini bisa jadi rekomendasi untuk teman-teman,” ujar Annisa.

Bila Anda tengah berjalan-jalan di Kota Perwira, Purbalingga, tak ada salahnya menyempatkan diri untuk mampir ke Es Duren Kombinasi Pak Kasdi yang ada di depan Tugu Bancar atau depan Kodim 0702 Purbalingga.

GULAI MELUNG PURBALINGGA



Gulai Lezat Khas Purbalingga Gulai Melung merupakan salah satu kuliner berbahan dasar olahan daging kambing yang terkenal di Purbalingga. Kelezatan dari menu satu ini dapat kamu nikmati di Warung Gulai Melung Bu Hadi yang terletak di dusun Melung, desa Larangan, Pengadegan. Buka sejak tahun 1980-an, kuliner tersebut memiliki cita rasa unik dengan daging empuk serta kuahnya yang kaya akan rempah. Tentu saja, hidangan enak satu ini membuat pecinta kuliner jatuh cinta.

Balungan Lezat di Purbalingga Tidak jauh beda dengan lainnya, Gulai Melung juga disajikan dalam bentuk kuah hangat yang kaya akan bumbu sedapnya. Sementara isinya terdiri dari daging, balungan, kikil, serta kepala kambing yang dihidangkan secara terpisah. Keistimewaan dari kuliner di Purbalingga ini bukan hanya karena rempah lengkapnya, tapi juga pemilihan bahan yang ternyata menggunakan daging kambing betina. Nah, kamu yang hobi menyantap gulai, wajib mampir ke sini nih!

SOTO SO PURBALINGGA


Pernah merasakan soto yang rasanya sangat segar dan unik dengan aroma kuah yang memancing selera makan ? Saya yakin banyak orang mengakui pernah berdasarkan pengalaman mereka masing-masing. Akan tetapi jika pernah diajak untuk makan Soto So, yang satu-satunya ada di daerah Purbalingga, maka saya yakin jawaban di atas akan merujuk pada jawaban tunggal berupa Soto So Purbalingga ini.
Soto ini memang sangat unik dan berbeda dari rasa soto-soto yang lainnya. Soto di daerah Purbalingga ini pada dasarnya seperti jenis soto yang umumnya dijumpai di daerah Banyumas dan sekitarnya, seperti soto Sokaraja atau soto jalan Bank Purwokerto. Isi soto berupa irisan ketupat, kecambah, kerupuk warna-warni, daging ayam atau sapi (kadang variasi seperti jeroan) sedikit potongan seledri dan bawang goreng, yang kemudian disiram kuah soto. Satu ciri lagi soto daerah Banyumas ini adalah sambal kacang. Keunikan soto so yang berbeda dari soto lainnya adalah jenis kuah yang digunakan untuk disiramkan pada adonan soto yang disiapkan dalam mangkok soto.
Seperti namanya soto So yang berarti soto daun melinjo. Daun melinjo yang masih muda atau daun pupus ini di Jawa disebut dengan nama so. Daun inilah yang digunakan dalam rebusan kuah soto yang akan dihidangkan. Rasa soto yang sangat segar itu akan muncul karena kuah berasal dari rebusan so ini. Mungkin baru yang pertama kali mendengar akan terasa aneh, tetapi jika sudah pernah merasakan kesegaran kuah soto ini akan merasakan keunikan dan kesegaran masakan khas ini.
Pengunjung dapat datang dan memesan semangkok soto ini terlebih dahulu untuk mencobanya jika belum pernah datang. Setelah itu soto yang terhidang dapat diberi sambal kacang sesuai selera untuk memberi rasa pedas yang diinginkan. Penambahan sambal ini juga dapat memberi kekentalan soto selain memberi rasa gurih karena adanya kacang dalam sambal, selain memberi rasa pedas tentunya. Saat makan soto dengan kuah yang masih panas itu tentunya sangat enak selain ada kesegaran dari aroma so tadi.
Jangan lupa, bagi pengunjung juga disediakan so segar yang gratis. Daun melinjo atau so yang digunakan dalam kuali rebusan kuah ini akan disajikan kepada para pengunjung dalam mangkok. So yang diikat dengan tali bambu ini dalam ‘untingan’ kecil. Dalam satu mangkok ada sekitar 4 untingan so ini. So yang telah layu masak ini bisa dimakan dengan jalan dimasukkan dalam mangkok soto. Rasanya jangan ditanya lagi, pokoknya segar dan tidak pahit. Kalau pengunjung merasa kurang boleh minta tambahan untingan so ini lagi.
Sambil menunggu pesanan soto karena sering warung ini ramai, pengunjung dapat menikmati minuman sambil makan mendoan. Tempe mendoan yang khas daerah setempat memang selalu tersedia di masing-masing meja. Mendoan ini selalu tersedia hangat karena habis digoreng langsung. Pengunjung dapat makan mendoan dengan caberawit yang tersedia atau minta piring untuk tempat mendoan dicampur dengan sambal soto.
Keberadaan warung soto so ini relatif cukup tersembunyi di Purbalingga, namun orang setempat sudah tahu pasti lokasinya. Warung ini tepatnya terletak di Bojong, jadi kalau dari kota Purbalingga agak ke luar kota menuju arah Banjarnegara. Setelah traffic light jalan lingkar kota jalan menuju Bukateja/Klampok ini di dekat SPBU Bojong akan ada pertigaan kecil, ambil arah ke kanan. Masuk jalan aspal kecil ini sekitar 500 meter akan ada bangunan warung yang sederhana tetapi selalu ramai kendaraan para pengunjung. Warung ini buka pagi jam 9 sampai sore hari.
Harga soto per porsi juga cukup murah. Jadi jangan kuatir tidak akan membuat dompet anda tekor. Satu orang umumnya makan satu porsi sudah cukup jika ditambah dengan mendoan dan beberapa untingan so. Tetapi bagi beberapa orang sering makan dua porsi mangkok soto sehingga rasa laparnya teratasi

Bagi beberapa orang, so dan melinjo kadang ditakuti karena dapat menyebabkan sakit rematik atau asam urat. Tetapi makan soto so ini tetap dapat dicoba secukupnya tanpa harus makan untingan daun so tersebut. Kalau memang tetap khawatir mungkin dicoba saja dengan kuah sedikit. Kalau tetap takut, coba saja mengicipi satu-dua sendok soto dari mangkok temannya. Pokoknya coba saja dulu makan soto so ini. Kapan lagi tuh, bisa menyesal nanti datang ke Purbalingga, coba dulu untuk mampir ke warung soto so ini. Nikmati keunikan dan kesegaran soto so ini.kalau belum pernah makan soto so ini.